Regulasi ini menjadi peluang strategis di tengah reformasi kebijakan TKDN melalui Permenperin 35 Tahun 2025, yang membuka akses UMKM ke pengadaan pemerintah dengan nilai proyek hingga Rp 15 miliar.
Empat Komponen Utama Dimsum yang Wajib Dipenuhi
Berdasarkan dokumen resmi Kementerian Perindustrian, produk dimsum yang akan disertifikasi TKDN harus memenuhi empat komponen utama:
1. Bahan Baku Utama: Ikan Lokal
Penggunaan ikan lokal seperti tenggiri, kakap, kembung, layang, dan ikan putih lainnya.
2. Tepung sebagai Bahan Pengikat
Tepung tapioka, tepung sagu, atau tepung terigu produksi dalam negeri. Indonesia memiliki industri tepung yang berkembang, sehingga pengadaan tepung lokal relatif mudah dan mendukung peningkatan nilai TKDN.
3. Bumbu dan Penyedap Rasa
Bumbu-bumbu esensial seperti garam, gula, bawang putih, lada putih, minyak wijen, dan kecap asin. Industri bumbu Indonesia telah berkembang pesat dengan kualitas yang tidak kalah dari produk impor.
4. Telur sebagai Bahan Pelengkap
Telur ayam dari peternakan lokal yang mudah didapatkan dan dapat dipenuhi sepenuhnya dari dalam negeri.
Bukti Nyata: Rata-Rata TKDN Dimsum di Atas 38%
Dari data produk yang telah terdaftar:
- Mayoritas dimsum ayam dan varian topping berada di kisaran 38–40%
- Produk berbasis ikan bahkan mencapai 61,89%
- Produk frozen kemasan rata-rata di angka 38%
- Varian topping (keju, jamur, smoked beef, mercon) tetap bisa memenuhi standar TKDN
Fakta ini membuktikan:
✔ Tidak harus pabrik besar
✔ Tidak harus 100% bahan lokal
✔ UMKM rumahan pun mampu tembus di atas batas minimal 25%
Jika rata-rata pasar sudah di 38% di data kemenperin diatas, maka peluang Anda sangat realistis.
Strategi Meningkatkan Nilai TKDN Dimsum
1. Optimalisasi Bahan Baku Lokal Jalin kemitraan langsung dengan supplier ikan lokal untuk kualitas dan kontinuitas pasokan. Komponen material langsung memiliki bobot 75%.
2. Pilih Supplier Lokal Bersertifikat Gunakan supplier tepung dan bumbu yang memiliki sertifikat TKDN untuk mempermudah verifikasi.
3. Maksimalkan Tenaga Kerja Indonesia Pastikan mayoritas karyawan adalah WNI. Komponen tenaga kerja memiliki bobot dalam perhitungan TKDN.
4. Dokumentasi Rapi Simpan bukti pembelian bahan baku lokal, slip gaji karyawan, dan dokumen pendukung untuk memudahkan verifikasi.
Waktunya UMKM Dimsum Naik Kelas
Momentum ini adalah kesempatan emas bagi UMKM dimsum memasuki pasar pemerintah bernilai triliunan rupiah. Dengan reformasi TKDN yang pro-UMKM, proses sertifikasi mudah, cepat, gratis, dan dukungan penuh pemerintah, tidak ada alasan menunda.
Komponen utama dimsum – ikan lokal, tepung, bumbu, dan telur – sepenuhnya dapat dipenuhi dari dalam negeri dengan kualitas prima. Peluang tender hingga Rp 15 miliar, preferensi harga 15%, dan prioritas e-Katalog LKPP adalah keuntungan nyata yang langsung dirasakan UMKM bersertifikat TKDN.
Segera siapkan dokumen, hitung nilai TKDN produk dimsum Anda, dan daftarkan di SIINas. Pemerintah sudah menyiapkan pasar, regulasi dipermudah, anggaran dialokasikan – kini giliran UMKM dimsum merebut peluang emas dan berkontribusi nyata bagi perekonomian Indonesia
Konsultasi bersama kami untuk pengurusan sertifikat TKDN ➡️disini⬅️
Ya, selama memenuhi kriteria industri kecil dengan modal usaha hingga Rp 5 miliar dan memiliki legalitas usaha
Gratis. Pemerintah menanggung seluruh biaya untuk industri kecil
Hanya 3 hari kerja setelah dokumen lengkap diajukan melalui self-declare
Tidak wajib. Target minimal TKDN 25% untuk prioritas pengadaan pemerintah. Semakin tinggi persentase lokal, semakin baik


Leave a Reply