4 Jenis Perusahaan Bisa Urus TKDN: Syarat Terbaru 2025!

·

·

“4 Jenis Perusahaan yang Bisa Mengurus TKDN kini diatur lebih spesifik dalam regulasi terbaru, pastikan bisnis Anda masuk kategori yang tepat agar proses sertifikasi berjalan lancar tanpa hambatan berarti.”

Pernahkah Anda bertanya-tanya, siapa sebenarnya yang boleh mengajukan sertifikasi Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN)? Faktanya, tidak semua pelaku usaha memiliki privilese ini. Banyak klien sering merasa bingung, apakah perusahaan dagang biasa bisa mengajukan sertifikasi? Jawabannya tegas: belum tentu.

Peraturan terbaru telah memperjelas segalanya. Jika pada regulasi lama definisinya masih abu-abu, kini pemerintah menetapkan batas yang tegas agar tidak ada lagi kerancuan di lapangan. Sebagai perusahaan yang ahli bisnis pemerintah selain itu juga berkecimpung di dunia manufaktur, kita perlu memahami bahwa sertifikasi ini adalah tiket emas untuk masuk ke pengadaan barang dan jasa pemerintah (B2G).

Oleh karena itu, mari kita bedah satu per satu empat kategori pelaku usaha yang diizinkan mengurus TKDN berdasarkan regulasi terkini.

1. Perusahaan Industri: Produsen Wajib Tahu Ini

Kategori pertama dan yang paling utama tentunya adalah Perusahaan Industri. Anda harus mencatat bahwa perusahaan perdagangan murni biasanya tidak diperbolehkan mengurus TKDN secara mandiri.

Syarat mutlaknya adalah entitas tersebut harus berstatus sebagai produsen, pabrikan, atau manufaktur. Apakah perusahaan kecil bisa? Tentu saja bisa! Regulasi tidak membatasi besaran perusahaan, asalkan statusnya adalah perusahaan industri, maka pintu pengajuan tkdn kemenperin terbuka lebar bagi Anda.

Jika saat ini Anda hanya bergerak di bidang perdagangan, solusinya adalah bertransformasi menjadi perusahaan industri atau menjalin kerja sama strategis dengan perusahaan industri yang sudah ada. Ini langkah krusial sebelum Anda mulai mencari contoh laporan tkdn untuk dipelajari.

2. Perusahaan Jasa Industri: Cek KBLI Anda

Selanjutnya, kita beralih ke sektor jasa. Namun, harap diingat, tidak semua jenis jasa bisa mengajukan TKDN. Kategori kedua ini spesifik untuk Perusahaan Jasa Industri.

Perbedaan mendasar dengan peraturan lama terletak pada spesifikasinya. Dulu hanya disebut “jasa”, namun sekarang ada KBLI (Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia) khusus yang mengatur jasa industri apa saja yang layak. Jika KBLI perusahaan Anda tidak masuk dalam list jasa industri, maka pengajuan sertifikasi tidak bisa dilakukan.

Bagi Anda yang bergerak di sektor ini, sangat penting untuk memahami form tkdn jasa secara mendalam. Dokumen ini berbeda dengan formulir barang karena komponen penilaiannya meliputi kewarganegaraan tenaga kerja, alat kerja, hingga fasilitas kerja yang digunakan.

3. Perusahaan Gabungan Barang dan Jasa

Kategori ketiga ini sangat relevan bagi Anda yang bermain di proyek-proyek besar. Perusahaan yang menghasilkan gabungan barang dan jasa, atau pelaku usaha yang mengerjakan proyek gabungan keduanya, memiliki hak untuk mengurus TKDN.

Contoh paling nyata adalah perusahaan konstruksi atau kontraktor yang menangani proyek EPC (Engineering, Procurement, and Construction). Dalam kasus ini, Anda perlu mempelajari cara pengisian formulir tkdn konstruksi dengan cermat. Perhitungannya cukup kompleks karena menggabungkan material fisik (barang) dan layanan pengerjaan (jasa) dalam satu penilaian.

Berikut adalah tabel ringkas untuk memudahkan Anda memahami perbedaannya:

Tipe PerusahaanFokus UtamaSyarat Kunci
Perusahaan IndustriBarang JadiWajib Produsen/Pabrikan
Jasa IndustriLayananKBLI Jasa Industri Sesuai 
GabunganProyek/KonstruksiKombinasi Barang & Jasa
MaklonProduksi KerjasamaKerjasama dengan Industri

4. Perusahaan Maklon: Solusi Tanpa Pabrik

Adakalanya, kita memiliki ide brilian dan merek dagang yang kuat, namun tidak memiliki fasilitas produksi sendiri. Apakah pintu TKDN tertutup? Untungnya, tidak. Kategori keempat adalah Perusahaan Maklon.

Jika Anda tidak memiliki pabrik tetapi sudah bekerja sama dengan perusahaan industri (produsen) untuk memproduksi barang, ini disebut skema Maklon. Anda tinggal memilih, mau membangun pabrik sendiri untuk menjadi perusahaan industri, atau cukup bekerjasama lewat jalur Maklon ini.

Skema ini sangat populer di kalangan pemilik brand lokal yang ingin masuk ke e-katalog pemerintah namun terkendala aset produksi. Dengan skema ini, Anda tetap bisa mengisi form tkdn barang dan jasa sesuai dengan komponen yang disepakati dengan mitra produksi Anda.

Persiapan Dokumen dan Teknis Pengajuan

Setelah mengetahui kategori perusahaan Anda, langkah selanjutnya adalah teknis pengajuan. Proses ini sekarang terpusat melalui sistem digital. Wajib memiliki akun siinas tkdn (Sistem Informasi Industri Nasional) untuk memulai prosesnya.

Di dalam sistem tersebut, Anda akan diminta mengunggah berbagai dokumen legalitas dan teknis. Banyak pelaku usaha yang mencari formulir tkdn excel untuk melakukan simulasi perhitungan mandiri (self-assessment) sebelum data tersebut disubmit ke verifikator.

Penting untuk disadari, kesalahan dalam perhitungan mandiri seringkali menjadi penyebab molornya proses verifikasi. Oleh sebab itu, mempelajari download sertifikat tkdn milik kompetitor atau perusahaan sejenis bisa menjadi referensi visual, namun akurasi data internal Andalah yang menjadi kunci.

Konsultantkdn.id hadir sebagai mitra strategis Anda. Kami tidak hanya membantu pengurusan administratif, tetapi juga mendampingi proses self-assessment agar nilai TKDN perusahaan Anda maksimal dan akurat.

Strategi Menghadapi Verifikasi Lapangan

Tentunya, setelah dokumen masuk, akan ada proses verifikasi lapangan oleh surveyor independen seperti Sucofindo atau Surveyor Indonesia. Pada tahap ini, konsistensi antara data di atas kertas dengan kondisi riil di pabrik atau lokasi proyek akan diuji.

Siapkan tim teknis yang memahami alur produksi. Pastikan bukti pembelian bahan baku, invoice, dan data tenaga kerja tersusun rapi. Verifikator akan mengecek apakah klaim kandungan lokal Anda valid atau tidak. Jika Anda sudah menggunakan jasa konsultan profesional, biasanya mereka akan melakukan “gladi resik” atau pra-audit untuk memastikan tidak ada temuan fatal saat hari-H.

Ingatlah slogan yang sering didengungkan: “Semua Akan TKDN pada waktunya!”. Ini bukan sekadar jargon, melainkan arah kebijakan nasional untuk kemandirian industri.

Jika Anda merasa proses ini terlalu rumit untuk ditangani sendiri, atau takut salah langkah dalam menentukan KBLI, jangan ragu untuk menyerahkannya kepada ahlinya. Efisiensi waktu  jauh lebih berharga daripada harus mengulang proses pengajuan dari nol.

Apakah Anda siap membawa bisnis Anda naik kelas dengan sertifikat TKDN?

Mau konsultasi gratis 30 menit? Hubungi kami ➡️DISINI⬅️ sekarang juga. Kami adalah ahli pengurusan sertifikasi TKDN yang cepat, tepat, dan akurat, siap membantu perusahaan Anda memenangkan pasar pemerintah.



Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *